Tentang si Empunya Blog

Think Smart to live well

Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan

20 September 2010

Pisang Sumber Karbohidrat, bikin otak jadi fresh!

Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Termasuk ketika otak mengalami keletihan.
Makanan ringan dari pisang sangat populer bagi masyarakat di perkotaan maupun pedesaan. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang cukup populer antara lain kripik asal Lampung, sale (Bandung), molen (Bogor), dan epe (Makassar).


Ada laporan yang menyebutkan bahwa pisang berasal dari Asia Tenggara, Brasil, dan India. Di Asia Tenggara, pisang diyakini berasal dari Semenanjung Malaysia dan Filipina. Pisang telah lama berkembang di India, yaitu sejak 500 tahun sebelum Masehi dan menyebar sampai ke daerah Pasifik.


Pisang berkembang subur pada daerah tropis yang lembab, terutama di dataran rendah. Karena itu, di daerah hujan turun merata sepanjang tahun, produksi pisang dapat berlangsung tanpa mengenal musim. Tidak heran, Indonesia, Kepulauan Pasifik, dan Brasil terkenal sebagai negara pengekspor pisang.
Namun, Indonesia tidak termasuk dalam 15 negara terbesar di dunia yang mengonsumsi pisang. Masyarakat di negara-negara Afrika dan Amerika Latin dikenal sangat tinggi mengonsumsi pisang setiap tahunnya.


Berdasarkan cara konsumsi, pisang dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu banana dan plantain. Banana adalah pisang yang lebih sering dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang, contohnya pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Plantain adalah pisang yang dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli.

Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.


Energi Instan
Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.



Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi.


Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.


Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.


Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.


Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.

Namun, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak.


Kaya Mineral
Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh.


Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Bandingkan dengan apel, yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng untuk berat 100 gram.



Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin).


Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.


Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari. @ DR. Ir. Faisal Anwar, MS Staf Pengajar Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB

http://k4yu.blogspot.com

01 Agustus 2009

DAIKON (Lobak Jepang)


Daikon lebih dikenal dengan sebutan lobak Jepang, merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam pembuatan masakan Jepang. Anataralain dalam pembuatan acar, salad, hiasan makanan ataupun disajikan amatang bersama sup miso aatau dengan oden. Jenis Daikon yang sering dijumpai di Jepang adalah jenis Aokubi daikon, yakni daikon yang berwarna putih dengan kehijauan dibagian pangkalnya dan memiliki bentuk menyerupai wortel namun ini ukurannya lebih besar, panjangnya bisa mencapai 20-35cm denagn diameter 5-10cm. daikon biasanya diawetkan dimusim gugur dengan cara di takuan (acar) atau dijadikan kiriboshi daikon (potongan daikon yang dikeringkan), karena daikon ini mudah sekali busuk dan menguning. Jadi kalo ingin menyimpan daikon ini harus ditempat sejuk, bila ingin taruh dikulkas sebaiknya dibersihkan dahulu dan pisahkan dengan daunnya agar lebih awet.
Kandungan yang dimiliki daikon:
Daikon mengandung viatamin C dan enzim amylase, daunnya mengandung karoten, vitamin C, kalsium, dan lain-lain. Kandungan kalori yang terdapat dalam daikon sangat sedikit, yaitu sekitar 18 kalori setiap 85 gr daikon, daikon juga tak memilki kandunga lemak, sehingga baik untuk dijadikan lauk bagi yang sedang berdiet atau vegetarian. Di bagian umbinya atau paling ujung daikon ini, memiliki rasa yang paling tajam tetapi bila dipanaskan maka akan terasa manis.


Labu Kuning, Buah kaya manfaat


Buah yang satu ini, sering dicari kebanyakan orang disaat bulan Ramadhan untuk menemani menu saat berbuka puasa. Daging buahnya yang empuk, yang pas dipasangkan dengan air sirup ini memmang menjadi pelepas dahaga dala berbnuka puasa.
Labu Kuning (Cucurbita moschata) yang dikenal dengan sebutan labu parang atau waluh merupakan bahan yang sangat berguna. Selain bisa dibuat sebagai bahan jus atau minuman segar, labu kuning memilki sarat gizi yang cukup tinggi. Tapi, taukah kelebihan Labu kuning ini?? Buah ini selain banyak mengandung vitamin A, vitamin C, juga banyak serat. Manfaat yang dihasilkanpun juga banyak, daunnya dapat dimanfaatkan untuk sayur, bijinya dapat dijadikan kuaci dan mampu membunuh cacing pita. Sedang air buahnya dapat dimanfaatkan sebagai penawar dari racun binatang berbisa.
 
Labu kuning dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit diabetes mellitus (kencing manis), kemudian penyempitan pembukuh darah, jantung koroner, darah tinggi, dan dapat mencegah penyakit kanker.
Kalo tau manfaatnya sebanyak itu, lebih baik labu kuning ini dikonsumsi tidak saat berbuka puasa saja yang dijadikan es cocktail, coba dijadikan menu andalan keluarga Anda.


Nutrisi Teh !!!


Selalu ada fakta baru mengenai khasiat teh. Yang terakhir menyebutkan minum teh tak hanya menimbulkan efek menenangkan diri, tapi juga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah osteoporosis, dan bermanfaat bagi kesehatan jantung!
Tak heran bila masyarakat Negri bunga sakura gemar minum teh. Bahkan tidak sedikit masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa pun terkenal dengan hobi minum teh. Mungkin Teh yang biasa dikonsumsi adalah teh hitam atau teh hijau. Teh hitam yang dipercaya untuk menambah stamina dan teh hijau yang dipercaya dapat merampingkan tubuh. Namun jenis teh tidak sekedar teh hijau atau hitam saja, hati – hati dalam memilih teh, karena beberapa jenis teh ada yang aman dikonsumsi dan juga tidak, yakni :
1. Rooibos, jenis teh ini aman untuk dikonsumsi. Teh yang berasal dari Afrika Selatan, dengan cita rasa manis dan renyah seperti kacang. Biasanya teh ini dikenal dengan teh merah Afrika Selatan dan digolongkan dalam teh herbal. Menurut para ahli, teh ini diperkaya nutrisi polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan pencegahan kanker.
2. The Puith, jenis daun teh ini sebenarnya sama dengan teh hitam dan teh hijau yang aman dikonsumsi. Yang diambilnya adalah pucuk daun paling muda, lalu dikeringkan dengan cara diuapkan, bukan dijemur. Dan selama penguapan, pucuk daun teh berubah menjadi warna putih hingga akhirnya mongering. Teh putih kaya antioksidan dan katekin ini, seduhannya memiliki sifat antibakteri dan virus. Sehingga aman untuk dikonsumsi.
3. Chai, teh yang satu ini aman diminum sedikit, karena teh hitam ini dikenal dengan rasa pahit, sehingga saat peminuman biasanya dicapur dengan kayu manis, cengkeh, atau kapulaga. Ada juga yang mencampurnya dengan susu atau krimmer. Tapi sebaiknya anda dapat mencampurnya dengan madu atau susu kedelai, agar manfaat yang anda dapat selain antioksidan juga stamina yang fit.
4. Pu-erh, teh yang satu ini aman diminum sedikit, karena teh ini mengalami fermentasi hingga puluhan tahun sama seperti wine. Semakin lama disimpan makan cita rasanya makin baik dan mantap. Teh ini sangat digemari para orang yang ingin melangsinkan tubuhnya / menurunkan berat badan. Walaupun sebenarnya belum ada kepastian teh ini dapat memberikan efek untuk menurunkan berat badan. Teh ini memiliki banyak sekali kandungan kafein, sehingga dapat menyebabkan sakit kepala dan jantung berdebar apabila diminum terlalu banyak.
5. Kombucha, teh yang perlu dihindari tetapi juga memiliki manfaat besar untuk menyembuhkan segala penyakit. Kombucha merupakan produk olahan tradisional yakni hasil rendaman teh hitam dan gula yang difermentasi berhari – hari. Perlu dihindari, karena teh ini memiliki efek samping yang cukup serius, yakni mual, nyeri lambung, alergi, bahkan keracunan.
 

About Me

Photo Flipbook Slideshow Maker

Im just no longer entirely mine... then I just can sing out: I believe You're my Healer I believe You are all I need You hold my world in Your hands I believe You're my portion I believe You're more than enough for me.. You're all I need.

Followers

By The Way Blog this!

Apa yang tertulis di Blog ini adalah mengenai info - info seputar masalah kesehatan dan gaya hidup sehat,, Setiap pembaca bebas menanggapi atau sekedar ikut menikmati atau mau berbagi pengetahuan atau kisah seputar kesehatan... tentulah boleh ! It's a Smart Ways to live well Rakyat Sehat,, Bangsa Kuat !! Sebab Sehat itu Mahal !!

Think Smart to live well Copyright © 2009 Community is Designed by HOME